Beranda > Ceritaku > Menyambut LKS XVII tahun 2009

Menyambut LKS XVII tahun 2009

Genderang kompetisi tahunan bertajuk Indonesia Skills Competion kembali digelar tanggal 20-24 Mei 2009. Pada edisi ke-17 ini, agenda Depdiknas yang juga sering dikenal dengan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) akan dihelat selama 5 hari di Jakarta tepatnya di arena Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran. Pada LKS tahun 2009 kali ini, pemerintah dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional memiliki tema “Winning The Global Competition” dengan maksud “Membangun manusia Indonesia berdaya saing global” dengan tujuan mampu berbicara di ajang yang lebih tinggi yaitu world skill competition yang akan digelar pada tanggal 5-10 Oktober 2011 di London – UK.

Jawa Timur yang merupakan salah satu provinsi paling sering memboyong trophy bergilir optimis tahun ini akan menyandang gelar juara umum sekaligus memindahkan posisi trophy bergilir yang sempat bersemayam di Jawa Tengah setahun ini. Pada pertemuan yang diadakan di Aula SMK 3 Surabaya kemarin (7/5), Kasubdin Dikmenjur Jatim Bapak Wijil Saptadi, berpesan kepada seluruh Kepala Sekolah dan pembimbing se-Jawa Timur untuk benar-benar mempersiapkan anak didiknya dalam menghadapi LKS Nasional tahun ini. Dengan berbekal pengalaman sebagai juara umum, beliau berharap semangat dan mental juang anak didik kita benar-benar siap tempur.

Beliau juga berpesan agar secara non-teknis kita juga harus benar-benar siap. Artinya secara administrasi dan sebagainya jangan sampai mengganggu kesiapan peserta secara teknis. Persiapan perbekalan juga harus diperhatikan dengan seksama, agar kelak saat pemberangkatan yang dijadwalkan tanggal 19  Mei 2009 tidak menjadi penghambat bagi semua kontingen. Berbeda dengan tahun lalu ketika LKS Nasional di Makassar, tahun ini tim Jawa Timur akan menempuh perjalan darat menggunakan kereta api Bima dari stasiun Gubeng yang akan berangkat sekitar pukul 15.00. Untuk itu, perjalanan panjang yang cukup melelahkan ini juga harus menjadi catatan bagi para pembimbing agar anak didik selalu dalam kondisi prima.

Bagi kontingen SMK Telkom Sandhy Putra Malang, kesempatan ini tidak akan kita sia-sia kan. Setelah vakum hampir 6 tahun dari Juara Nasional, kali ini kita akan berjuang sekuat tenaga untuk meraih gelar bergengsi tersebut, sekaligus ingin memberikan yang terbaik bagi negara ini ketika diberi kesempatan dan kepercayaan untuk berlaga diajang yang lebih tinggi levelnya, World Skill Competition!

Memberikan yang terbaik, itulah yang selama ini kita tanamkan pada anak didik dalam menghadapi setiap ajang perlombaan. Karena hanya dengan memaksimalkan segala potensi diri dengan berjuang sampai pada batas akhir kemampuan kita merupakan sebuah kepuasaan yang tiada tara. Kemenangan hanya salah satu efek yang dapat kita raih dari perjuangan tersebut. Namun bukan satu-satunya tujuan yang ingin kita kejar. Karena kemenangan dapat diperoleh dengan cara apapun, namun tidak dengan hasil terbaik! Hasil terbaik dapat kira peroleh melalui proses yang istimewa pula. Proses inilah yang menjadikan kita beda!

Berjuanglah… berjuanglah.. sampai batas akhir kemampuan kita, selanjutnya serahkan semua pada Yang Maha Kuasa.

Kategori:Ceritaku
  1. andika
    22 Mei 2009 pukul 10:32 am

    terus berjuang untuk jawa timur lebih maju..!!!!!

    maju truuuuussss pantng mundur kanggo rak jowo timur

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: