Beranda > Puisiku, Tausiyah > :sungguh singkat:

:sungguh singkat:

aku menggigil…
dengan wajah dekil…
di pojok ruang hampa berantakan penuh kerikil…

lalu…

aku merintih…
mencoba berjalan tertatih…
berharap masih ada cahaya putih…

namun…

aku tersungkur…
dalam sempit tanah kubur
dan… hancur… lebur….

Kategori:Puisiku, Tausiyah
  1. dila
    22 April 2009 pukul 9:58 am

    bangga ya bu ninik ‘anaknya’ pinter nulis n bikin puisi
    nah kalo udah penuh karangannya bisa dikasihin beliau…

  2. 4 Mei 2009 pukul 12:46 am

    iiii woooow .

    Subhanallah ….

    merinding bapak🙂

    keren skali

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: