Beranda > Artikel, Tausiyah > Mengenal Sugesti

Mengenal Sugesti

sugestiSemalem (6/2) saat bercengkrama dengan lembaran-lembaran laporan yang harus segera kelar, ada acara di tv yang mencuri perhatianku. Acara yang menampilkan kemampuan seorang Romi Rafael menghipnotis beberapa orang sekaligus untuk melakukan sesuatu yang ia perintahkan. Sebenarnya bukan hal yang baru sih, tapi geli juga ketika melihat para korban di’kerjain’ habis-habisan oleh Romi. Diawali dengan membuat mereka terlelap hingga otak bawah sadar mereka dimasuki kata-kata ‘ajaib’ dari bibir sang tukang hiptonis. Yang paling konyol ketika alam bawah sadar mereka menerima perintah Romi untuk mengambil sepatu orang di sampingnya saat ada bunyi dering telepon dan membayangkan sedang berbicara dengan orang yang sangat dibenci. Wah.. luar biasa.. mereka benar-benar seperti orang bodoh, saling berebut sepatu dan menempelkan di telinga masing-masing sambil berteriak-teriak marah.

Pikiran penat dan lelah tubuh ini cukup terhibur dengan tayangan tersebut. Tapi otak ku ternyata gak mau melewatkan begitu saja setiap apa yang tertangkap oleh kedua bola mata yang mulai dihinggapi virus kantuk ini. Saat Romi mampu mengubah seorang wanita yang sangat phobia terhadap ular menjadi begitu berani ketika ular melilit tubuhnya, padahal awalnya wanita itu begitu takut ketika hanya sekedar melihat saja. Yang lebih membuat otak ini gak habis pikir adalah momen ketika para penonton ternyata juga bisa menghipnotis kawan yang lain. Bahkan mereka juga mampu memecahkan sebuah botol yang diletakkan di sebuah meja hanya dengan meneriakkan “pecaah!!” dalam hati dan tanpa bersuara.

Di akhir penampilannya Romi mengatakan, berhati-hatilah terhadap kata yang anda ucapkan. Pernyataan tersebut melekat kuat di otak ini, dan mulai mencoba mengkorelasikan dengan segala yang pernah kudengar, kulihat dan kubaca. Ternyata penemuan Dr. Masaru Emoto tentang susunan molekul air yang mengikuti apa yang diucapkan di atasnya sangat luar biasa. Ketika kata-kata indah dan baik yang diucapkan, maka molekul-molekul itu akan menampakkan pola yang indah pula dan sebaliknya ketika diucapkan kata-kata buruk diatasnya maka molekul itu pun menjadi tak beraturan. Padahal sekitar 60% tubuh ini adalah air, so berhati-hatilah dengan kata-kata yang terucap.

Trus bagaimana dengan penampilan Romi Rafael ketika menuntun para penonton di studio untuk berteriak “pecaah!!” dalam hati dan ternyata botol yang berdiri tegak di meja hancur berantakan. Bukankah mereka tidak mengatakan apapun, bahkan suara bisikan tidak keluar dari bibir mereka. Hanya teriakan dalam hati. Yups… itulah sugesti! Apapun yang terjadi terhadap diri kita sangat dipengaruhi oleh sugesti atau kata hati yang terlintas. So, nasib kita sangat ditentukan oleh sugesti diri kita sendiri. Bukankah Allah SWT telah menyampaikan dalam sebuah hadis qudsi : “Aku mengikuti prasangka hambaKu dan Aku menyertainya di mana saja ia ingat Aku” (HR Bukhari Muslim).

Masalahnya bagaimana caranya menjaga si sugesti ini agar selalu positif. Nah… itu yang paling penting… Ada yang tahu ??? OKey deje akan coba bahas pada postingan berikutnya…😀

Kategori:Artikel, Tausiyah
  1. 8 Februari 2009 pukul 12:02 pm

    lho ya.. lho ya… minta royalti aku! Bawa2 diriku di posting di sini..😀

    Gmna caranya menjaga si sugesti biar selalu positif.. humm… jdi mau tahu…..
    -waiting 4 the next post-

    deje : royaltinya semangka ama do’a aja ya… Semangka…! Semoga selalu dalam bimbinganNya… Allahuma amin….

  2. 9 Februari 2009 pukul 4:04 am

    *no comment*

    deje : komentar yang bijak😀

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: