Beranda > Artikel, Tausiyah > Mencari semangat…

Mencari semangat…

Pagi ini (5/1) setelah masuk dashboard my blog aktivitas seperti biasa adalah approve beberapa comment yang masuk dan berusaha menjawab comment-comment tersebut. Dari beberapa comment banyak yang berasal dari siswa-siswi yang intinya membutuhkan suntikan-suntikan semangat.

Berangkat dari masalah tersebut, deje pingin melakukan survey kecil-kecilan (kan lagi ramai lembaga survey) untuk mengetahui “apa dan siapa kah yang membuat semangat kita bangkit kembali“, survey deje ambil dengan metode send all melalui YM dengan koresponden berusia sekitar 18 s/d 25 tahun dengan latar belakang kuliah, kerja, single, married, jomblo.

Berikut hasil beberapa survey :

masboim2000
siapa : mumy kuuu *kangen mulih malihan*
apa : suuport teko mumy

anina_03
siapa : suami donk
apa : musik!

bajul_mklt
siapa : Allah
apa : berdo’a

olyvia
siapa : mama
apa : Chocolate

rieda ^_^
siapa : ibu
apa : bacaan

bade rhee
siapa : ortu,orang lain,buku
apa : dari baca buku, dari orang lain, mengingat jasa ibu bapak yang memebesarkan kita, melihat ke bawah bahwa masih banyak orang yang gak seberuntung kita…

gaia_tlkm
siapa : orang-orang yang aq sayangi ( cieee………  )
apa : Waduh…apa ya…..doa kali ya

uhibbuki_fillah
siapa :
apa : dengan mendekatkan diri kepadaNya…

say_phya
siapa : temen
apa : hadist2 nabi dengan segala penjabarannya

ratih rohmadhika
siapa : Allah, orang d sekitar kt
apa : bersyukur

angie
siapa : yang utama adalah keluarga  terus sahabat/teman, lalu kekasih (kalo ada)
apa : sesuatu yang kta sukai / gemari, bisa hobby atau makanan

gus_ bay
siapa : orang2 tercinta , ibu,ayah, kakak adek, pacar kalo punya
apa : impian

n_driee
siapa : ade n orang yang lagi deket
apa : cita-cita yang baru / cita-cita yang belum kesampaian

anditia putra utama
siapa : –
apa : klo lagi liat orang yg lbh sengsara dari kita, biasanya bisa nambah semangat lagi

vera yanti
siapa : klo someone tuh IbuQ dunk…
apa : –

if_yoky
siapa : bonyok d rmh
apa : nonton di bioskop

wahyu kurnianto
siapa : –
apa : dream

basar rudim
siapa : bareng arek2
apa : ngopi

roysemut
siapa : Diri sendiri
apa : Do’a

Wiwit Arif
siapa : pacar
apa : motivasi untuk tersenyum saat berhasil

azis khan ardhian
siapa : Allah
apa :
iman

Depri Setiawan
siapa : Ibu
apa :
bonus

ervan1 mardianto
siapa : Game atau yang membuat kita seneng like jalan2, beli sesuatu
apa : yang jelas keluarga nomor 1 tapi kalo yang membuat patah semangat keluarga sendiri ya berarti orang lain yang dapat membuat kita up lagi like teman,sahabat,pacar,dll

Dari survey dadakan diatas dapat deje resume sebagai berikut :
Siapa ??? 11 dari 24 koresponden memilih Ibu, berikutnya 5 koresponden memilih pacar, 4 koresponden memilih Allah, sisanya orang dekat, suami, teman, diri kita sendiri.
Apa??? Do’a teratas dengan jumlah koresponden 7, disusul hoby (makanan, kegiatan,dll) sejumlah 6 koresponden, impian dan cita-cita 3 koresponden dan sisanya support dan material(bonus).

Nah dari hasil terebut muncul pertanyaan dalam benak deje, jika penyemangat itulah ibu kita, bagaimana keadaannya jika suatu saat ibu kita di panggilNya. Jika penyemangat itu pacar kita, yakinkah hubungan itu akan bertahan lama!? Kayaknya lebih realistis jika seseorang yang kita maksud adalah diri kita sendiri. Saya setuju dengan pendapat roysemut, bahwa penentu semangat adalah kita sendiri. Bukan berarti menghilangkan peran orang-orang disamping kita yang selalu memberikan semangat, mereka semua adalah triger -penyulut- sedang kita sebagai obor yang disulut mau terbakar terus atau tidak tergantung kita.

Deje ibaratkan semua elemen di luar diri kita adalah seorang tamu. Entah itu ibu, pacar, temen, suami atau bahkan seorang psikolog, motivator yang selalu meledak-ledak, dan siapapun itu tak lebih dari seseorang yang mengetuk hati kita. Sekeras apapun ketukan itu, sekuat apapun gedoran pintu jika pemilik rumah -jiwa kita- tidak pernah mau membuka pintu hati tersebut!? pastilah sia-sia….

Ada Dzat yang sangat menentukan keras tidaknya hati kita tersebut. Tapi deje meng-kelompok-kan hal tersebut di luar someone. Yaitu Allah ajja wa jalla yang dengan kehendakNya memberikan hidayah kepada siapapun.

Nah itulah jawaban yang kedua, Apa??? Kali ini deje setuju dengan mayoritas koresponden yang menjawab do’a. Karena kekuatan do’a itulah yang akan melunakkan hati kita. Keyakinan akan kekuatan do’a adalah modal yang sangat berharga. Memang dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan, melahap makanan favorit, mimpi untuk meraih cita-cita, support orang lain atau bahkan material dapat memberikan suntikan semangat. Tapi apakah semua itu pasti kita peroleh, apa jadinya jika something yang membuat kita semangat tersebut sangat sulit kita raih!! Jawabnya adalah do’a! Yakin (iman) terhadap kekuatan do’a lebih dari itu semua.

Tapi semua itu kita kembalikan kepada diri kita masing-masing. Hanya diri kita sendiri yang mengerti apa yang terbaik. Ini hanya sebuah wacana yang diambil dengan metode tanpa dasar teori yang dapat dipertanggungjawabkan. So, ambil yang baik jika itu baik dan luruskan yang sekiranya perlu diluruskan.

Semangat!!!

nb : terima kasih untuk semua koresponden yang telah ikut berpartisipasi…🙂

Kategori:Artikel, Tausiyah
  1. Olyvia Putri Pratama
    5 Januari 2009 pukul 9:38 am

    wiih…. om…
    iya jg ya…
    wah… wah… om ku ternyata orang yang peduli ya…

    deje : hehe… kayak e ada ide bagus tuh, aku akan buka posko “deje peduli”, kayak pundi amal sctv gitu. :))

  2. 5 Januari 2009 pukul 9:40 am

    dalam rangka apa mas ngadain korespondensi ini???seneng deh nama q ikut di pampang😀

    deje : dalam rangka membantu para siswa yang tanya bagaimana cara membangkitkan semangat

  3. 5 Januari 2009 pukul 9:42 am

    kalo di tanyak apa dan siapa, pasti jawabnya subject… doa itu ada pada semua subject tadi… dan berhasil tidaknya itu kombinasi antara doa dan subject yang bisa dikatakan perantara. berdoa saja tanpa melakukan apa2 siasia. melakukan apa saja tanpa doa rugi.😉 jus pendapat sajah

    deje : okey… sampaikanlah! tp menurutku apa tuh object bukan subject. Oleh karna itu dengan usah do’a kita sebagai subjeknya harus membuka hati lebar-lebar.

  4. 6 Januari 2009 pukul 12:53 am

    doa adalah senjata orang muslim yang paling dahsyat, kemarin ketika aku kehilangn semangat, tanpa sengaja aku dipinjemi buku ama temen, judulnya “Dahsyatnya DOA Choy”.
    buku itu menjabarkan betapa dahsyatnya sebuah doa, dari situ semangatku bisa tumbuh lagi..subhanalloh…aku bener2 kaya mendapat energi baru, mungkin bagi temen2 yang lagi butuh motivasi bisa membacanya ^_^

    deje : jazakillah khairon katsiro atas informasinya…

  5. 6 Januari 2009 pukul 2:39 am

    Just share ilmu dari tarbiyah,
    tubuh manusia terdiri dari 3 bagian:
    1. Fisik
    2. Akal
    3. Hati

    Ketiga-tiganya hak2-nya harus terpenuhi secara proporsional. Fisik dengan makan, istirahat, olahraga, dll. Akal dengan menuntut ilmu dan menambah wawasan. Sedangkan hati, haknya adalah disucikan yaitu dengan ibadah.

    Sesuai Hadits Rasulullah:
    “Ketahuilah bahwa di dalam tubuh ini terdapat segumpal darah. Apabila segumpal darah itu baik, maka baik pula seluruh anggota tubuhnya. Dan apabila segumpal darah itu buruk, maka buruk pula seluruh anggota tubuhnya. Segumpal darah yang aku maksudkan adalah hati.” (Hadis Riwayat Al-Bukhari)

    Dengan kebersihan hati, maka kita akan selalu merindukan cinta dari Allah. Tenaga pendorong yg besar adalah semangat ketika mencari Allah, mencari cinta Allah.

    CMIIW

    deje : Jazakallah khoirin katsiro atas berbagi tausiyahnya. Semoga bermanfaat..

  6. 6 Januari 2009 pukul 3:53 am

    aku koq tambah luwe yo….

    *belajar gak nyambung

    –masboim

    deje : jare diet, tuh artinya semangat diet dah berkurang… Ayo.. semangat2!

  7. 6 Januari 2009 pukul 4:23 am

    azzz..
    hasil surveyku kebalik mas..
    :((

    deje : kebalik yo van, duh sorry deh… keep spirit!!🙂

  8. 6 Januari 2009 pukul 5:21 am

    @masboim : jare diet di blogku, di blog e pak kakok, panggah luwe wae😀 huhuhuhu

    deje : la iyo iku ri, kayak e semangat e dah mulai patah tuh… :p

  9. 7 Januari 2009 pukul 6:49 am

    Artikel yang bagus….
    Menurut saya… untuk tetap bersemangat adalah dengan menyadari bahwa bisa menjalani hidup sehari saja sudah merupakan sebuah anugerah dari Yang Kuasa. Maka manfaatkan hari dengan baik, karena kita takkan pernah tahu apakah besok kita masih ada di sini.

    Thanks, just my opinion.

    deje : terima kasih mas, opini yang dahsyat!

  10. bornland
    13 Januari 2009 pukul 10:34 am

    ben semangat biasane kudu onok terang bulan,roti bakar,sego goreng yo iso,kr ndog ceplok,opo maneh kon seng gawe

    deje : eennaaaaak….!!!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: