Beranda > Ceritaku, Puisiku, Tausiyah > simpuhku di bawah kebesaranMu

simpuhku di bawah kebesaranMu

“istighfar nak… istighfar…”, suara itu meyeruak masuk ke telingaku saat mata ini sulit untuk kubuka.

disaat kesombongan menggelora dalam jiwa
Kau hadirkan peristiwa yang penuh hikmah

disaat tubuh penuh dosa
Kau hadirkan derita tuk menghapusnya

disaat ikhlas sulit kurengkuh
Kau berikan ujian itu

Ya Allah…
tuk sekian kalinya Kau bimbing aku
tuk sekian kalinya Kau tunjukkan kebesaranMu
dan sekian kalinya Kau curahkan rahmatMu

sungguh hina dina hambaMu yang tak mau bersyukur
sungguh keterlaluan hambaMu yang tak mau bertafakur

ampunilah hambaMu Ya Allah…
Astaghfirullah…

kalimat terakhir itu terus aku ucapkan, saat tubuh tak berdaya ini berada dalam pangkuan ayahanda di jok tengah nissan x-trail merah maron milik tetangga yang membantuku.

ingin rasanya kusimpan sendiri deritaku
tapi tubuhku tak mampu

ingin rasanya berusaha bangkit
tetap terasa sulit

wajah panikmu membuatku merasa berdosa

tapi kehadiranmu sungguh aku butuhkan
lantunan do’a darimu sungguh menguatkan
sentuhan lembutmu adalah keajaiban

wahai ayah dan bunda
maafkanlah ananda
Astaghfirullah…

kalimat itu masih saja membasahi bibir kami bertiga. hasbunallahu wanikmal wakkil, nikmal maulana wani’mannasshir, terdengar lirih dari bibir ayahanda yang terus berusaha menguatkanku.

bayangmu hadir penuh kedamaian
membawa pesan kesabaran
membawa pesan keikhlasan

entah mengapa bayangmu yang hadir saat itu

Ya Allah…
kuserahkan semuanya kepadaMu
aku rela dengan ketentuanMu
karena hanya Engkau sebaik-baik pelindungku

kekuatan itu terkumpul. aku pun mampu tuk bangkit dengan sisa-sisa rasa sakit. keajaiban itu hadir. air mata ini pun tak mampu tuk menetes. Alhamdulillah.

– terima kasih ya Allah kau telah tunjukkan kebesaranMu.
– maafkan ananda yang telah membuatmu khawatir wahai ayah bunda
– maafkan adikmu yang membuatmu lama menunggu wahai kakakku tersayang
– terima kasih untuk seseorang yang tiba-tiba hadir menuntunku untuk sabar dan ikhlas
– terima kasih untuk semua yang dengan total membantuku

*)hikmah : bersabarlah terhadap setiap ketentuan Allah, ikhlaskanlah semuanya karena Allah dan berprasangka baiklah terhadap Allah. Dan Insya Allah keajaiban itu akan hadir. Bukan hal yang sulit bagi Allah untuk merubah segalanya dalam sekejap.

  1. nadhika
    9 Desember 2008 pukul 8:00 am

    ini kisah nyata mas?

    deje : ya seperti itulah

  2. 11 Desember 2008 pukul 1:47 am

    terharu mode on…

    o..ya mau tanya, arif cah ngawi angkatane sampeyan itu sekarang dimana?
    e-mail or webnya mungkin.

    makasih.
    asrama8

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: