Beranda > Artikel, Ceritaku, Tausiyah > Selesaikanlah…!

Selesaikanlah…!

Rasulullah SAW bersabda “Allah suka jika salah seorang dari kalian mengerjakan suatu pekerjaan sampai selesai” (Hadis Muttafaq’alaih)

Menulis cerpen memang bukan suatu hal yang mudah, terutama bagi pemula yang tidak mengenal sastra sama sekali seperti si deje. Buktinya pada cerpen pertama deje yang berjudul Cinta Abi, Tulus dan Ikhlas (CATI), deje menulis bagitu saja tanpa merencanakan dan menentukan tema terlebih dahulu, apalagi membuat kerangka cerita. Dampaknya deje rasakan ketika cerita semakin melebar dan sulit dikendalikan. Untung ada beberapa kritik dan saran dari beberapa teman sebagai bahan masukan.

Dari waktu seminggu yang deje butuhkan untuk menyelesaikan cerpen tersebut, sekuel pertama dan kedua rampung pada 3 hari pertama. Setelah menerima masukan dari beberapa komentator, pada hari ke-5, cerita deje lanjutkan dengan mencoba mempercantik alur, menekankan pada percakapan, dan mulai mencari endingnya.

Disaat berusaha mencari ending yang tepat, terjadi kebuntuan cerita dan stagnasi pada ide-ide deje. Beberapa komentator juga semakin merasakan sudah terlalu panjang ceritanya. So, banyak yang mengharapakan untuk segera jelas konklusinya. Waktu itu serasa malas untuk menuntun jari-jari ini melenggak-lenggok di atas susunan keyboard.

Nah, pada kondisi yang benar-benar dapat menyebabkan terhentinya cerita ini di tengah jalan, deje mendapat semangat dari seorang sahabat lama yang senantiasa menanti kisah selanjutnya dari CATI. Ditengah tantangan untuk dapat menuntaskan cerita tersebut, si deje ingat sebuah hadis yang telah deje cuplikan di atas.

Siapa yang tak bahagia jika Allah suka kepada kita. Pada hari ke-7, dengan semangat penuh dan kerja keras selama hampir 5 jam akhirnya CATI dapat diselesaikan dan upload hari itu juga. Alhamdulillah…

Maka selesaikanlah pekerjaanmu hingga tuntas…!

*untuk yang sedang berusaha menyelesaikan karyanya, Semangat!

  1. 25 November 2008 pukul 6:14 am

    Akan aku pahami dan hayati, serta apresiasi, dahulu. Kemudian akan tuliskan komentar di cerpen “Cinta Abi Tulus dan Ikhlas”.
    Selamat untuk kelahiran karya ini….

    deje : Terima kasih kak Lilis, aku rindu kritik dan sarannya…

  2. roysemut
    26 November 2008 pukul 6:52 am

    Fokus…Fokus..fokus… itu yang paling penting mas Deje…. Saya juga suka Cerpen sampeyan…. apik ker


    deje : wah masukan yang luar biasa lagi nih, tiga kata dari cerpenis merupakan sesuatu yang membangkitkan semangat, terima kasih mas roysemut. Semoga filosofi semutmu tetap melekat

  3. 27 November 2008 pukul 9:02 am

    sek..sek.. kok critane mngenai ayah, jangan2 pak kako dah pngn jadi Abi yach😉

    deje : gludax…

  4. 30 Juli 2009 pukul 7:02 am

    Subhanallah,,,,,,

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: