Beranda > Ceritaku > Spirit Futsal

Spirit Futsal

Setelah sekitar 5 bulan vakum dari aktivitas futsal, kemarin (12/10) akhirnya hasrat untuk kembali menyentuh si kulit bundar tercapai. Walaupun hanya berkoordinasi melalui HP antusias temen-temen untuk latihan lagi cukup tinggi. Ini terbukti dengan jumlah anggota yang hadir lebih dari 20 orang. Mayoritas yang ikut latihan adalah temen-temen dari Indosat Malang, temen-temen wikusama, mulai dari angkatan 2, angkatan 9, angkatan 10, angkatan 11, angkatan 13 bahkan angkatan 17.

Pada awalnya sempat ada kekhawatiran jumlah temen-temen yang hadir tidak lebih dari 2 team (1 team 5 orang), karena sampai dengan jam 7 tepat yang hadir hanya 4 orang. Apalagi sewa lapangan sudah terlanjur 2 jam, bisa-bisa 4 orang main futsal selama 2 jam. Fyuh… dah capek bayar mahal lagi… (jadi inget awal-awal latihan futsal dulu).

Alhamdulillah, kekhawatiran tersebut mulai menghilang, ketika satu persatu mulai memasuki ruang futsal indoor Araya. Alhasil dengan sedikit pemanasan dan peregangan, si kulit bundar mulai ku’siksa’. Awalnya kuinjak permukaannya, ku dorong dengan kaki kanan bagian luar, sedikit juggling dan akhirnya kutendang kearah temen-temen yang sudah menanti sentuhan bola pertama.

Ketika beberapa pemain memasuki lapangan mini dan telah melakukan pemanasan semua. Secara otomatis tanpa komando, kami membagi diri menjadi 2 team untuk selanjutnya menjadi lawan sesaat. Kick off diawali dengan tendangan langsung ke gawang oleh Mas Miko (Indosat) yang meluncur deras ke pojok kanan atas gawang yang dikawal Eko (Fosil X).

Sebagai team yang tertinggal, ku coba lakukan kick off dengan langsung menembak bola kearah gawang. Terlalu lama tidak berlatih sangat mempengaruhi performa. Tendangan yang sudah ku perkiraan secara power dan akurasi ternyata jauh dari sasaran. So, permainan dilanjutkan dari kaki ke kaki dengan sesekali umpan jauh kedepan dengan harapan langsung disambut oleh striker.

Belum ada 10 menit permaianan dimulai, tenaga terasa sangat terkuras. Jangankan untuk lari mengejar bola, control bola dari umpan kawan saja kadang terlepas. Menyadari bahwa butuh penyesuaian kembali setelah lama tidak berlatih, aku minta temen-temen yang dipinggir lapangan untuk menggantikan posisiku.

Kududuk di tribun, sambil menyaksikan temen-temen yang lain memainkan bola dari kaki ke kaki dengan sesekali mengatur nafas yang mulai tak beraturan. Detak jantung berdegup sangat kencang, seluruh tubuh terasa tak bertenaga, keringat mengucur deras membasahi tubuh, sambil kuteguk minuman pengganti ion tubuh dan kurasakan ternyata fisik ku telah menurun drastis.

Mungkin inilah resikonya jika terbuai kesibukan sehingga waktu untuk olahraga saja sudah tak punya. So, kuputuskan mulai saat itu untuk kembali mengatur jadwal, memasukkan agenda olahraga kedalam rutinitas sehari-hari terutama latihan futsal setiap minggu pagi. Spirit Futsal !!!!

Kategori:Ceritaku
  1. 6 Januari 2009 pukul 10:52 am

    wew…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: