Beranda > Ceritaku > Halal bi halal Alumni SMPN 1 Pasirian tahun 2008

Halal bi halal Alumni SMPN 1 Pasirian tahun 2008

Sabtu (4/10) kemaren si Deje lagi ngadain reuni sekaligus halal bi halal temen-temen alumni smp. Seperti apa yang disampaikan Ibu Qiqi (Ketua Pelaksana), sudah tujuh tahun kita lepas biru putih, tapi semangat kita tak pernah terlepas. Walaupun setiap tahun kita rutin melakukan pertemuan seperti ini, bukan bosan yang kita dapatkan, sebaliknya semangat kebersamaan semakin membuncah. Semoga semangat ini terus terpupuk, ditengah kesibukan kita masing-masing.

Acara yang bertajuk “Merajut Benang Persahabatan” ini kita kemas dalam bentuk semi-formal, seperti tahun sebelumnya acara dibuka oleh MC yang belum tergantikan (Agus H), lalu tilawatil qur’an (tetep aja si luqman), sambutan ketua pelaksana dan yang beda adalah acara inti. Di acara yang deje bawakan ini, cukup mengundang antusias temen-temen yang lain.

Dari tahun ke tahun, reuni rutin kita adakan tapi fenomena yang terjadi masih saja ada nama-nama temen yang terlupakan. Atau yang lebih parah lagi, sejak smp memang belum kenal dengan yang bersangkutan. Nah, melihat dari fenomena itulah si Deje mencoba menguji tingkat keakraban antar temen-temen. Tiga orang temen deje undang kedepan, yaitu Aifan, Pipit dan Holkes.

Korban pertama si Aifan, deje uji dia untuk menyebutkan 5 nama temen-temen yang duduk di barisan sebelah kiri. Aifan memang dapat menyebutkan lima nama yang deje minta, namun pada kesempatan untuk menjelaskan siapa nama lengkapnya, dulu alumni kelas berapa, alamatnya dimana, sudah nikah or belum, cukup membuat dia berpikir keras. Ternyata Aifan masih sebatas tau nama panggilannya, deje yakin masih banyak Aifan-aifan yang lain diantara kita, termasuk si deje sendiri (ups…).

Korban kedua yaitu si Holkes, bapak yang sekarang tercatat sebagai anggota serse ini, deje uji untuk menyebutkan 5 nama temen kita yang udah nikah. Tau hasilnya..!? Ternyata pak polisi ini cumin bisa nyebut 2 nama aja, itu pun sudah berpikir keras. Nah pada giliran suruh nyebutin siapa nama suaminya, berapa anaknya, siapa nama anaknya, semakin bikin pusing aja. Yups… lagi-lagi ini sebagai bahan intropeksi bersama, bahwa selama ini rajutan kita belum tuntas. Masih banyak benang-benang yang terurai belum kita rajut erat.

Kalau dalam tingkatan hubungan silaturrahmi, hal diatas masih berada pada tingkat ta’aruf (mengenal). Kita masih mengenal sebatas namanya saja. Bahkan tau nama lengkapnya, tau alamatnya, tau nama anakya, itu semua masih tahap ta’aruf. Semoga semakin hari kita bener-bener total dalam tingkatan ta’aruf ini.

Berikutnya giliran si Pipit untuk deje uji. Kali ini perintahnya cukup mudah, Pipit hanya deje minta untuk menyebutkan nama teman terdekatnya selama ini yang hadir diantara kita. Kita disebut salah satu dari kita, deje uji untuk menyebutkan hobynya, sesuatu yang paling dibenci apa, sesuatu yang paling disuka apa, ternyata tebakan pipit salah semua.

Pada kasus yang terakhir ini, si Pipit belum memahami secara menyeluruh temen terdekatnya. Kalau kepada temen terdekat aja belum paham apalagi temen-temen yang lain. Padahal dalam tingkatan hubungan silaturrahmi yang kedua yaitu taffahum (memahami). Sebagai contoh, kita paham bahwa temen kita itu tidak suka asin, maka suatu saat ketika kita memberi jamuan makan pastikan bahwa jamuan kita makanan yang manis. Atau contoh lain, misalkan kita punya temen yang sangat sensitif, maka ketika bergurau jangan berlebihan, karena bisa jadi gurauan kita menyakiti hatinya. Memang maksud kita bergurau, tapi dia menganggap itu sebagai luka dihati. Jadi inget, kemaren deje melukai hati seorang “sahabat baru” karena becanda yang keterlaluan (maaf ya..), tapi hal itu menjadi pelajaran bagi deje untuk lebih memahami “sahabat baru” ini.

Nah, setelah deje uji tingkat ta’aruf dan tingkat taffahum nya, giliran tahap yang tertinggi pada suatu hubungan silaturrahmi yang perlu deje uji. Yaitu tingkatan takafful (menanggung). Artinya, ketika kita sudah mengenal seseorang bahkan sudah memahami secara dalam tentang dirinya, maka akan terbentuk suatu sikap kepedulian terhadap teman tersebut. Ketika teman kita sedang sakit, kehadiran kita, do’a kita, bantuan kita merupakan suatu bentuk dari kepedulian yang disebut juga takafful.

Pada sesi ini, deje memberi kesempatan pada temen-temen yang ingin menyampaikan ucapan “terima kasih” karena kebaikan salah satu dari kita selama ini, atau ingin menyampaikan “maaf” karena pernah ada tutur kata yang tidak berkenan atau sikap yang tidak nyaman selama ini. Ternyata antusias temen-temen sangat tinggi, ada yang saling berangkulan ketika salah satu dari mereka member hadiah karena kebaikannya selama ini, ada yang saling memaafkan karena pernah bikin salah. Dan puncaknya kita secara spontanitas menghimpun dana untuk membantu salah satu teman kita yang sedang sakit.

Setelah acara inti yang cukup panjang tersebut, acara dilanjutkan dengan agenda pelaksanaan kegiatan reuni tahun depan yang dipimpin oleh Lia. Pada akhirnya disimpulkan bahwa kegiatan tahun depan akan tetep digelar dengan sistem bergantian berdasarkan alumni kelas 3 waktu smp. Jadi tahun depan, yang bertindak sebagai panitia adalah temen-temen kelas 3A dan dirumah salah satu dari mereka, tahun berikutnya 3B, 3C dan seterusnya sampai kembali berputar lagi.

Pada kesempatan tersebut, si Lia juga memaparkan wacana tentang reuni akbar antar alumni smpn 1 pasirian yang rencananya akan diadakan tahun 2010. Semoga rencana yang mulia ini bisa tercapai. Ini bukan suatu angan-angan yang kosong. Tapi sebuah mimpi yang dapat kita wujudkan. Mengenai hal tersebut deje pingin mengutip pendapat pakar psikolog, “Lepaskan anak panahmu menuju bulan, walaupun kau tahu bahwa anak panah itu tidak akan pernah sampai pada bulan, setidaknya di jauh lebih tinggi daripada kau lepaskan anak panah tersebut sejajar dengan dirimu.”

Selanjutnya acara ditutup degan do’a dan dilanjutkan foto-foto bersama dan diakhiri dengan makan-makan. Menu tahun ini adalah bakso, yang sengaja didatangkan oleh sie kosumsi beserta rombongnya, so temen-temen bisa makan bakso sepuasnya. Sebagai hidangan penutup es buah ala tuan rumah (Dila, sory tuan rumah baru kesebut, hehe) disajikan.

Alhamdulillah secara keseluruhan acara berjalan dengan lancar. Sampai ketemu tahun depan teman….. Semoga rajutan persahabatan kita semakin erat. Seperti kutipan puisi yang deje tulis di undangan halal bi halal kemaren.

Kategori:Ceritaku
  1. Lia
    16 Oktober 2008 pukul 4:11 am

    Semoga “BENANG PERSAHABATAN” yang tlah terajut tidak akan pernah putus ^_^
    thanxz bwat segala kerja kerasnya bwat “merajut benang”hehe….
    Tahun depan harus lebih SEMANGAAAT (^_^)v

    deje : Benang sudah terajut menjadi sebuah kain, Insya Allah tahun depan kita tinggal jahit kain-kain tersebut menjadi Gaun Yang Indah… Semangat….. Thanks juga buat supportnya…..

  2. nduk
    16 Oktober 2008 pukul 9:34 pm

    Temen2 ntar wkt jait jgn ampe ada yg kena jarum yach!Tp klo tyt ada yg trluka biar aq yg merawat wez..he..he..^-^
    Shermangat!!

    deje : ok, klo gitu aku pasti sangat hati-hati sekali, jangan sampai terluka… Klo terluka kan jadi ngrepoti teman… Caioo…!!

  3. Nduk
    17 Oktober 2008 pukul 12:53 am

    Oiya pak, vidionya pa kabar? Waduh yg namanya temen g da repot2ny kang, justru ada kelegaan tersendiri palagi bs ngliat temen kita senyum karena ulah kita. Bangggga rasanya….^_^, plus ngetes takafful kita, tul g?
    teruus….oiyach klo permintaanny da nyampe tolong sms ya….klo da slesei bisa dititipkan ke kiky ato klo ada kesempatan tak ambil sendiri…
    Shermangat!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


    deje : Video blum aku olah, Insya Allah ahad besok… itupun kalo selesai… sabar ya, begitu ada waktu kosong, aku kerjakan dan langsung aku kirim pake titipan paling kilat. O iya jadi inget, klo aku lagi menunggu sesuatu… alhamdulillah, membuat menunggu mengasyaikan sedikit berhasil…. tetep aku tunggu dengan asyik kok…

  1. 16 Oktober 2008 pukul 8:27 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: