Beranda > Ceritaku > Cerita dari pesisir pantai losari

Cerita dari pesisir pantai losari

Angin mamari ku pasang
Pitujui tongtongana
Tusarua takkan lupa
Eaule na mangu rangi
Tutenaya, tutenaya parisina

Entah apa arti dari penggalan lagu diatas,… yang pasti jika mendengar alunan lagu tersebut otak ini secara otomatis bagaikan screen yang menampilkan kilas balik perjalan di ujung selatan pulau Sulawesi.

Seminggu berada di Kota Makassar yang amat terik cukup membawa kesan tersendiri. Kesan pertama adalah ketika mendarat di bandara Hasanudin yang sangat jauh beda dengan bandara Juanda apalagi Sukarno-Hatta. Suhu panas menyambutku walaupun waktu menunjukkan pukul 1.00 dini hari WITA.

Hari berikutnya, menyusuri jalanan dari hotel menuju ke lokasi lomba cukup membuat pusing. Mulai dari Jl. S. Poso – Jl. Merapi sampai dengan gerbang Tanjung Bunga, jalan yang tidak begitu lebar membuat jalanan menjadi padat. Jalanan di kota ini banyak yang menggunakan jalur satu arah, so.. jalan pulang selalu berbeda dengan jalan ketika kita berangkat. Ada satu catatan lagi, yaitu tidak adanya trafic light di beberapa persimpangan jalan.

Niatan untuk mengenal lebih jauh kota Makassar baru bisa kesampaian pada hari ke-4. Diawali dengan mengunjungi Mall Panakukkang (Jl. Boulevard) yang dapat ditempuh dalam waktu 15 menit dari lokasi penginapan (Jl. Sungai Poso). Lokasi wisata yang pertama kujelajahi adalah Panatai Akerena yang kurang lebih dapat ditempuh sekitar 5 menit dari Gerbang Tanjung Bunga.

Sebenernya pantai akarena tidak begitu spesial, namun ada hal lain yang membuat traveling kali ini berkesan. Yups… ada seorang guide baik hati yang menemani selama perjalanan sore itu. Gadis berjilbab pink itu menjelaskan semua tentang pantai akarena sepanjang pengetahuan dia (maklum guide dadakan…hehehe…). Setelah cukup lama ngobrol di tepi pantai akarena, kita lanjutkan perjalanan ke pusat oleh-oleh kota Makassar yang terletak di Jl. Somba Opu.

Belanja kali ini bener2 tidak terkendalikan. Handycraft, kaos, makanan, dsb tidak luput dari bidikan. Maklum banyak titipan. Untung aja my-guide bener2 mengerti, dia yang ikut milihin oleh2 dan sabar menemani (Oya thanks.. hadiahnya ya… pasti aku simpan dengan baek.). Senjaku habis di toko Keradjinan yang berada di pojok deretan pertokoan somba upu, sebelum menuju ke lokasi berikutnya kita mampir dulu di masjid yang berada di sekitar lokasi pusat oleh-oleh kota Makassar itu. Selanjtunya sang guide mengantar ku untuk menikmati pantai losari di malam hari. Momen di pantai ini kita manfaatkan untuk take picture. Tak terasa hari semakin malam, perutku mulai tak kompromi, Si Tya mengajakku ke Rumah Makan LAE LAE yang notabene langganan keluarganya, tapi sayang tidak ada tempat kosong, akhirnya kita menikmati hidangan ikan bakar di RM Kayangan… heemm.. nikmat…

nb : thanks for everything…

Kategori:Ceritaku
  1. bornland
    4 Juli 2008 pukul 1:49 am

    aq koq bingung yah?? guide dadakan dengan jilbab pink ama Si Tya iku bedo yoh??

    ups…….🙂

    btw thx yah oleh2nya…

    ibumu wes entuk oleh2 durung??yg g ad di lumajang & malang!!

    hahahhaha….piss!!!

    deje : hehehe…. tuh hanya gaya bahasa aja vik… don’t be confuse…., oleh2 opo kuwi vik ???

  2. 4 Juli 2008 pukul 1:55 am

    isuk2 wes oleh kaos + gantungan kunci…
    suwun bos !!

    mantab ceritane… semoga langgeng sampek kakek dan nenek

    *halah*

    deje : sory jee… cuman bisa kasih itu… semoga bermanfaat…

  3. 4 Juli 2008 pukul 2:45 am

    eh ngomong2 masalah oleh2
    gawe aku ndi kok? sembarang wes, seng berjilbab yo kenek hahahaha

    deje : waduh dew… la kmu kesuen gak k rumah seh…. we engko ae, insya allah sek ada sisa2

  4. 11 Juli 2008 pukul 7:06 am

    Sam, aku ra digawani oleh2 ??

    *menuggu tanpa kepastian

    kako : ups… iyo… lali rek d gawe adek ku seng paling gede dewe… sabar yo le… ntar klo ke luar negeri aja tak bawa in oleh2… :p

  5. pupudd (:
    14 Juli 2008 pukul 3:20 am

    yiampOnd !
    ancene .
    makasiong iah kaosnyia .
    tpy kegeden ?
    masa anag seimud diriku dkassi L ?
    huek !
    dasaarr >,<
    anagg.ee sOpO cObak ?
    ckckc~~

    huwaa .
    lha tya sing endi le ?
    hahha ,
    ancene .
    yaowoh .

    deje : aduuuh… bahasa ne sulit di mengerti, gak jelas blas…, maap ya kaos e kebesaren.. aku kan gak pernah ngukur kamu jadi gak tau ukurannya hehehe :p…. ya paling tidak kaos e di simpen dulu, dibuat motivasi buat perkembangan tubuh… biar cepet gede… klklkl….🙂

  6. 14 Juli 2008 pukul 6:52 am

    wuiH enaK ne peRgi kelaut di soRe haRii…
    oLeh2na maNa?

  7. 26 Juli 2008 pukul 7:07 am

    menunggu oleh2 untuk yang dingalam

  8. 12 Agustus 2008 pukul 1:22 am

    wah mas…

    klo di bawain oleh2 ya ndag nolak ko..

    hehehe….

  9. Lilis Indrawati
    13 Agustus 2008 pukul 3:09 am

    Saya selalu iri setiap mengikuti adventure yang kau jalani. Ceritamu memberi imaji visual dan auditif yang mampu menghidupkan mata khayal berwarna-warni. Asyik. Namun jika yang dimaksud adalah KAU dan DIA, maka kata gantinya KAMI, bukan KITA. OK?
    Selamat berkarya, sukses untukmu Adikku sayang.

    deje : Kak Lilis selalu paling pinter klo muji, o ya thanks banget buat kritik nya… aku selalu nunggu ada kritik2 yang membangun seperti kritik kak lilis… thanks ya….

  10. 14 Agustus 2008 pukul 4:32 am

    Assalamualaikum,,
    Mas, cerita sampeyan bkin q pgen ke mkassar aja.
    apalagi ada cerita guide yang berkerudung.
    hehehe😀
    bleh tnya mas,
    q bgung nih,,,
    si tya dan guide yg mas tulis itu orangnya berbeda ya??

  11. 23 September 2008 pukul 8:02 am

    tulisannya LOSARI bagusss….

    pgin de foto dsana juga :b

    deje : terima kasih…., salam kenal dari deje

  12. 21 Agustus 2009 pukul 11:55 pm

    indahnya pantai losari menambah nikmatnya liburan dcna.bt pengunjung jaga lingkunganna yea.TQ

  13. 21 Agustus 2009 pukul 11:57 pm

    PANTAI LOSARI ANJUNGAN SULAWESI SELATAN.TQ

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: