Beranda > Ceritaku > Untuk kesekian kalinya, “Gak berjodoh…!”

Untuk kesekian kalinya, “Gak berjodoh…!”

Sebenarnya ya gak segitunya sih… “untuk kesekian kalinya” bukan selalu berarti berkali-kali. Karena pengalaman ini masih bisa dihitung dengan jari…. *sstt… si deje kayaknya lgi cari jodoh… ups.. sapa bilang lagi cari jodoh.

Si deje cuman pingin mengingatkan, ketika kita sudah merasa sreg cocok dengan apa yang kita cari.. maka tidak usah menunggu waktu, langsung ‘diminta’. Karena berdasarkan pengalam, si deje sudah kesekian kalinya kehilangan apa yang sudah ‘nyaman’ dihati.. tapi tetep harus inget sama ketentuan Allah.. ketika kita sudah berusaha dan apa yang kita ingin tidak tercapai…, jangan sampai ‘menghakimi diri’, ya.. itulah saatnya kita mengatakan.. “ternyata tidak berjodoh”. Cukupkah berkata seperti itu !? Sebelum saya jawab, seperti biasa pingin cerita dulu nih…

Waduh mas… sampeyan kalah cepet… coba kemarin-kemarin sampeyan yang minta.. pasti tak kasihkan sampeyan… Baru saja ada orang menghubungi saya dan minta untuk melepas tulisan label ‘dikontrakan’ di depan rumah.. maaf ya mas..

Ya seperti itulah, kurang lebih jawaban yang kudapat ketika mempertanyakan kembali rumah yang sempet aku tawar untuk menjadi next destination (ya..beginilah nasib kontraktor…). Dengan penuh mencoba keikhlasan dan ketegaran kujawab, “Ya.. kalau memang belum berjodoh, mau gimana lagi ?”, padahal kekecewaan begitu mendera didasar hati..

Padahal sehari sebelumnya, aku sudah menghubungi beliaunya. Nampaknya, pertanda bahwa rumah ini akan terlepas sudah terasa (walaupun aku sendiri gakmerasa…hehe…). Berkali-kali aku hubungi, tapi tetep saja tidak bisa tersambung dengan si pemilik rumah. Pada hal beberapa hari sebelumnya, saya pernah bermimpi bahwa rumah itu sudah ada yang menempati… tapi waktu itu gak da firasat apa-apa, bahkan saya sempet cerita ke beberapa temen seperjuangan ( sesama kontrktor ).

Ya… gak jodoh..! eits… dah yakin kalo gak jodoh..!? kan masih ada kesempatan… walaupun peluangnya kecil..! Kesempatan !? yups.. pemilik rumah sempet menjelaskan, rumah itu masih belum dibayar, dan kepastiannya hari senin (hari ini). So.. walaupun 2 hari 2 malem sempat muter-muter gak jelas, tanya sana tanya sini, telepon si A, si B, si C,. …Si Z. Tapi tetep belum menemukan hunian yang tepat, asa untuk kembali mendapatkan ‘home sweet home’ sedikit ada.

Intinya… biarpun sesuatu itu sepertinya tak berjodoh menurut kita, kita harus tetap berusaha memperjuangkannya. Sembari berusaha mencari penggantinya, effort untuk mendapat apa yang kita inginkan harus tetep kita jaga. Karena sudut pandang ‘tak berjodoh’, masih menurut kita. Kita harus terus berusaha sampai yakin bahwa sesuatu itu memang benar-benar bukan milik kita. So.. lega… puas…

nb : ayo kawan…!, waktu kita tinggal 1 bulan lagi… trus semangat berusaha sembari berdoa…, keajaiban pasti tiba

Kategori:Ceritaku
  1. 28 April 2008 pukul 8:23 am

    ayo2, njaluk nang endi ? kita survey lagi…..

  2. 29 April 2008 pukul 1:30 am

    gimana kalo sekalian beli rumah ae pak kako??? ntr kan bisa bt masa depan bersama jodoh e sampeyann ^__* peaceee…. my man😀

    ya pinginnya gitu sih…

  3. 29 April 2008 pukul 1:37 am

    Humm…. bagaimana konsepsi jodoh mnurut njenengan pak?🙂

    jodoh !? Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari Muslim dari Ibnu Mas’ud r.a., dikabarkan bahwa Rasulullah saw. bersabda:
    “Sesungguhnya proses penciptaan setiap orang dari kalian berada di perut ibunya selama 40 hari berupa segumpal air mani. Selanjutnya ia berubah menjadi segumpal darah dalam masa yang sama. Kemudian ia berubah menjadi segumpal daging dalam masa yang sama. Lalu Allah mengutus seorang malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya disamping diperintahkan untuk menuliskan empat perkara, yakni [1] rizkinya, [2] ajalnya, [3] perilakunya, dan [4] bahagia-celakanya.”

    Tapi jangan terus pesimis tanpa usaha, ingat janji Allah :
    “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan [yang ditakdirkan pada] suatu kaum sebelum mereka [berusaha] mengubah keadaan [yang ditakdirkan pada] diri mereka sendiri.” (QS ar-Ra’du [13]: 11)

    So.., jodoh perlu dicari.. jangan hanya diam dan menunggu… tetep ikhtiar dan tawakal…

  4. bornland
    29 April 2008 pukul 3:46 am

    loh koq nyrempet2 ngunu……
    kembali ke laptop,bgmn om uda cb diliat lagi rmh nya,kalee ae ad jwban,engkok ebesmu takon maneh🙂 piss…….
    aq tak golek marine,hahahhaha….

    durung vik… sek sibuk…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: