Beranda > Lain-lain > Sabar aja deh nunggu AAC diputar

Sabar aja deh nunggu AAC diputar

Hari ini Jum’at tanggal 4 Januari 2008, menurut tulisan saya yang sebelumnya adalah premiere Ayat ayat Cinta. Tapi sejak pagi tadi sampai tulisan ini saya posting belum ada tanda-tanda AAC diputar di 21. 21cinemax yang notabene selalu update juga tidak menampilkan AAC pada kolom Now Playing-nya. So… AAC diundur lagi nih….

Kecewa sih…
Tapi begitu membaca perjuangan mas Hanung selama proses produksi film ini, saya jadi terharu and tetep sabar menunggu sampai kapan pun film ini diputar. Yang jelas cobaan dan kendala selama produksi film benar-benar komplek. Mulai dari menurunnya kepercayaan produser terhadap nilai jual dari film ini, pengambilan gambar yang gagal di Cairo, dan masih banyak yang lainnya. ( http://dearestmask.blogs.friendster.com/my_blog/2007/12/kisah_di_balik__1.html )

Sampai-sampai semngat mas hanung  naik turun selama proses pembuatan film ini. Berikut kutipan rintihan beliau

Ya Alloh, Apakah aku terlalu kotor memproduksi film ini, maka kau berikan hambatan buatku untuk yang terbaik?

Tuh… kan… makanya sabar aja nunggunya… yang jelas pembuatan film ini penuh dengan pengorbanan. Dan yang sangat perlu dihindari adalah kekecewaan yang mendalam setelah nonton film ini. Jelas film ini jauh dari novelnya, bahkan mas hanung mengungkapkan ada sedikit pengubahan skenario.

Saya berharap temen-temen yang abis baca novelnya terus liat pilm nya tidak meluapkan kekecewaan yang berlebihan. Kasihan sutradaranya dah capek-capek tuh…. Beri apresiasi terbaik buat film ini, apapun hasilnya. Semoga menjadi awal perubahan trend dari perfilman indonesia.

Satu lagi kekawatiran mas hanung :

Demi Alloh, gajiku tidak sebanding dengan persoalan yang aku hadapi. Kalau orang mengira aku melakukan ini semua demi uang? Demi jualan? Kehormatan? Wallohi, orang itu benar-benar picik. Tidak ada keuntungan materi yang aku dapat di film ini. Semata-mata hanya idealismeku saja yang berharap Film Indonesia tidak hanya diisi oleh Horor dan percintaan remaja Kota. Tapi apa itu idealisme? Apakah Kang Abik dan jutaan pembaca AAC mengerti soal idealisme ini? Apa yang mereka bisa berikan buat mengganti segudang persoalan kami disini? Mereka tidak lebih dari sekedar penonton yang menuntut hiburan atau membanding-bandingkan Film dengan Novelnya. Lantas jika tidak sama dengan Novelnya terus mencaci maki, menganggap bodoh dan kafir sutradara yang membuat. Karena hal-hal islami dalam Novel tidak tampak, tidak terasa.

Tuh.. kan kasihan mas Hanung nya….

OK dech… tetep sabar menunggu ya…..

Kategori:Lain-lain
  1. Santy
    4 Januari 2008 pukul 4:32 am

    Selamat menunggu dengan sabar ya dek…kliatannya nafsu banget…hehehe

  2. bornland
    4 Januari 2008 pukul 4:35 am

    wes delok liyane ae
    1.The Golden Compas
    2. Alien vs Predator 2
    3.I Am legend
    akan datang
    1.The Dark Knight
    2.Hellboy 2 : The Golden Army
    silahkan dipilih!!!

  3. 4 Januari 2008 pukul 7:53 am

    be positiv thingking mngkin kuncinya yak?!! Awale sempet rada gmna gtu dnger AAc mo difilmin. Tpi hbis baca2 sana – sini plus liat trailernya… jdi terharu juga sma perjuangan Bang Hanung. Kapan tayang berarti? Hiks… di Jember gak bisa nonton dong…😦

  4. 4 Januari 2008 pukul 8:01 am

    makanya pindah ke malang aja….
    or ntar klo pas maen, nonton nya d malang aja…
    OK….

  5. nedvedh
    4 Januari 2008 pukul 11:05 am

    lama banget neh film di puternya….emang ada kendala apalagi ya?????
    uda ngebet euy…..seperti ngebetnya duda 5 tahun buat kawin……

  6. 4 Januari 2008 pukul 3:43 pm

    Mas Hanung! Teganya dikau mengiming-imingi kami! hehe

    Salam kenal!

  7. 4 Januari 2008 pukul 6:09 pm

    masih menunggu.
    yah kayaknya sih ada perbaikan sana sini.
    maklum dari novel yang islami.

  8. 4 Januari 2008 pukul 6:51 pm

    semoga sukses filmnya🙂

  9. redhno
    7 Januari 2008 pukul 12:57 pm

    klo bner” orang muslim yg bijak, emang hrusnya g mncaci-maki klo emang rada beda sama novelnya. kenapa?? krn, hrusnya yg nonton bsa ngambil hikmahnya u/ dijdiin refrensi bwad khidupan, g pduli dari novel ato movienya sndiri. toh, mw alurnya rada beda ato sma, asal inti ceritanya tetep & g menyimpang, no problem khan??

    pokonya,
    bwad mas Hanung, jgn pesimis!
    semangat!!
    daku tunggu filmnya!

  10. anna
    10 Januari 2008 pukul 3:10 pm

    waduu.
    ikut nimbrung yh.
    ni pelem kaga keluar2 juga.
    dah mo selese ni liburanya.
    masa blun keluar juga
    di tunggu yh.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: