Akankah kurasakan nikmatnya kursi empuk,
akankah kuhirup udara sejuk,
dan akankah kutertawa lepas
Saat puluhan F16 membabi buta di atas tanah palestina,
saat dentuman bom menghiasi pagi yang indah
dan saat ratusan tubuh tak lagi bernyawa terhempas begitu saja
Disini aku bisa melihat langit membiru,
dengan gumpalan awan mengapas putih
Disana tak terbayang langit yang suram,
dengan debu-debu yang berhamburan
Tak terbayang desingan peluru di [...]
Desember 31, 2008
Kategori: Puisiku . . Penulis: Rahmat D. Djatmiko . Komentar: & Komentar
Hari ini senin (22/12) bertepatan dengan hari ibu -entah dari mana sejarahnya- , deje melakukan rutinitas seperti biasa. Berbagi ilmu! Nah di akhir penyampaian materi, sengaja saya sisakan 30 menit untuk memberikan sesuatu yang beda pada murid-murid tersayang.
Game! yups… deje coba tawarkan sebuah game pada mereka dengan syarat mereka mengikuti dengan serius! Dengan antusias mereka [...]
Desember 22, 2008
Kategori: Ceritaku . . Penulis: Rahmat D. Djatmiko . Komentar: & Komentar
Kenapa kau buat bunga-bunga mekar kembali,
jika hanya kau jadikan hiasan.
Mengapa kau biarkan bintang benderang,
jika kau tahu esok pagi pasti tersapu sinar yang lebih terang.
Biarkanlah mawar itu layu,
jika itu lebih baik.
Relakan bintang itu redup,
jika itu terbaik.
Ya Allah ku tak mau layu itu selamanya,
karena Kau tahu ku tak akan mampu.
Pun ku tak ingin redup itu makin gulita,
karena [...]
Desember 21, 2008
Kategori: Puisiku . . Penulis: Rahmat D. Djatmiko . Komentar: & Komentar
“wes talah, bapak yakin kowe hamil. Anakmu bakal e lanang lan gowo rejeki, ojo mbok gugurne,” kata-kata ini terus terngiang di benak wanita muda itu.
Dengan tatapan setengah hampa dan kernyitan dahi, wanita itu mencoba untuk mengingat kembali kata per kata yang disampaikan dengan penuh keyakinan oleh sang bapak. Dia merenung. “Ah ndak mungkin, aku [...]
Desember 19, 2008
Kategori: Ceritaku, Cerpen . . Penulis: Rahmat D. Djatmiko . Komentar: & Komentar
Pagi tadi saat my-moto -hp motorola ku- bergetar untuk kesekian kalinya sejak tengah malam, layar display menunjukkan sebuah contact name ibu . Sebuah kata yang terdiri 3 huruf ini cukup membuat hati tergetar, apalagi saat kusapa suaranya di sebrang sana. Dengan penuh kelembutan beliau ucapkan selamat ulang tahun, do’a untuk kebaikanku, untuk masa depanku, saran [...]
Desember 18, 2008
Kategori: Ceritaku . . Penulis: Rahmat D. Djatmiko . Komentar: & Komentar
wahai adinda…
kau mungkin tak prnah tahu isi hatiku
pun gerak gelagatku
karna ku tak mau kau tahu sebelum waktu itu
wahai bidadariku
sabarlah dalam penantianmu
karna Allah Yang Maha Tahu
apa yang terbaik bagimu dan buatku
wahai separuh jiwaku
kalaupun tak kau jumpai waktu itu
janganlah kau sendu
karena engkau,
bidadari surgaku
*terinspirasi dari sebuah cerpen ‘bidadari surga‘
Desember 16, 2008
Kategori: Puisiku . . Penulis: Rahmat D. Djatmiko . Komentar: & Komentar
Tahun 1986, di New York diadakan lomba marathon internasional yang diikuti oleh ribuan pelari dari seluruh dunia. Lomba ini mengambil jarak 42 kilometer mengelilingi kota New York. Jutaan orang dari seluruh dunia ikut menonton acara tersebut melalui puluhan televise yang merelainya secara langsung. Ada satu orang yang menjadi pusat perhatian di lomba tersebut, yaitu *Bob [...]
Desember 15, 2008
Kategori: Artikel . . Penulis: Rahmat D. Djatmiko . Komentar: & Komentar
“istighfar nak… istighfar…”, suara itu meyeruak masuk ke telingaku saat mata ini sulit untuk kubuka.
disaat kesombongan menggelora dalam jiwa
Kau hadirkan peristiwa yang penuh hikmah
disaat tubuh penuh dosa
Kau hadirkan derita tuk menghapusnya
disaat ikhlas sulit kurengkuh
Kau berikan ujian itu
Ya Allah…
tuk sekian kalinya Kau bimbing aku
tuk sekian kalinya Kau tunjukkan kebesaranMu
dan sekian kalinya Kau curahkan rahmatMu
sungguh hina dina [...]
Desember 9, 2008
Kategori: Ceritaku, Puisiku, Tausiyah . . Penulis: Rahmat D. Djatmiko . Komentar: & Komentar
Ya Allah, jika aku jatuh cinta, cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya pada-Mu, agar bertambah kekuatan ku untuk mencintai-Mu.
Ya Allah, jika aku jatuh hati, izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut pada-Mu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta semu.
Ya Allah, jika aku menikmati cinta kekasih-Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat [...]
Desember 5, 2008
Kategori: Puisiku . . Penulis: Rahmat D. Djatmiko . Komentar: 1 Komentar
Ya Allah..
ilmuku tak lebih dari setetes samudra ilmuMu
harapku tak sebanyak curahan nikmatMu
kulantunkan do’a tuk harap petunjukMu
tapi ku tak mampu tuk tahu
apakah ini sebuah jawaban
ataukah hanya muslihat syetan
Ya Allah..
bantu aku tuk tahu arti sebuah mimpi itu
Desember 3, 2008
Kategori: Puisiku . . Penulis: Rahmat D. Djatmiko . Komentar: & Komentar